Jujuhan Ilir Bangun Jalan, Madrasah dan Drainase dari Dana GDM

23

Rangkumnews.com Bungo- Kecamatan Jujuhan Ilir menjadi salah satu yang memanfaatkan dana Gerakan Dusun Membangun (GDM) untuk kepentingan masyarakat. Pada tahun 2017, dari tujuh dusun setidaknya ada delapan pembangunan menggunakan dana GDM yang dialokasikan oleh pemerintah Kabupaten Bungo dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri dan Wakil Bupati H Safrudin Dwi Aprianto (Hamas-Apri).

Di Dusun Lubuk Tenam, terdapat dua pembangunan menggunakan dana GDM. Pertama pembangunan gedung Madrasah 1 unit seluas 106 meter. Selain itu, pemerintah Dusun Lubuk Tenam juga membangun Mandi Cuci Kakus(MCK) sebanyak 5 unit. Pembangunan sangat dirasakan manfaat oleh masyarakat setempat.

Untuk Dusun Tepian Danto, pemerintah dusun memanfaatkan dana GDM untuk membangun gedung Polindes. Dengan adanya gedung Polindes membuat membuat warga dusun Tepian Danto tak perlu resah jika ada yang hendak melahirkan.

Untuk Dusun Pulau Batu, pemerintah dusun membuka jalan perkebunan. Tak tanggung-tanggung, pembukaan jalan perkebunan itu mencapai panjang mencapai 4500 meter.

Dengan pancang mencapai 4500 meter, hal tersebut tentu saja sangat membantu masyarakat dengan adanya jalan baru.

Pembukaan jalan perkebunan juga dilakukan oleh Dusun Aur Gading. Bahkan, pembukaan jalan perkebunan di Dusun Aur Gading mencapai panjang 7000 meter atau sepanjang 7 Km.

Sementara, untuk Dusun Sari Mulya lebih menitikberatkan penggunaan dana GDM untuk pembangunan drainase sepanjang 849 meter. Dusun Bukit Sari membangun jalan rabat beton sepanjang 613 meter. Dan Dusun Kuamang membangun gedung serb guna dari alokasi dana GDM tahun 2017.

Anggota Komisi III DPRD Bungo, Abdul Qodir Umar, mengapresiasi apa yang telah dilakukan pasangan Hamas-Apri. Dengan adanya dana GDM akan semakin memeratakan pembangunan di dusun. Hal ini sesuai dengan jargon pasangan Hamas-Apri, membangun dusun menata kota.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Hamas-Apri khususnya pembangunan dengan dana GDM. Kami sangat mendukung program Hamas-Apri yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Abdul Qodir Umar.(TMC)